Hati-Hati Saat Menstandarkan Motor, Pastikan Tempat Pijakan Rata dan Kuat

Seharusnya tulisan ini lebih dulu terbit sebelum tulisan ini. Namun karena tidak sempat mendokumentasikan ketika kejadian akhirnya hanya berhenti saja di draft. Akhirnya tulisan ini saya keluarkan walaupun dengan foto seadanya.
Sedikit cerita tentang kejadian kemarin ketika mencuci motor pada minggu pagi. Seperti biasanya setiap minggu pagi aktivitas saya adalah mencuci motor. Walaupun tidak terkena air hujan, namun setiap minggu rutin saya cuci. Ketika akan memulai mencuci motor, seperti biasa motor saya standarkan tengah agar lebih mudah dalam membersihkan kotoran-kotoran di kolong. Dalam hati ketika menstandarkan motor, saya pikir sudah kuat dan tidak akan jatuh karena pijakan di teras rumah sudah di paving. Posisi saya menstandarkan motor terlalu di pinggir bagian paving.

begini gambaran paving di halaman rumah wonogiri

begini gambaran paving di halaman rumah wonogiri

Selanjutnya aktivitas mencuci motor saya lanjutkan sampai selesai dan tidak ada masalah. Setelah itu saya tinggal untuk menemani anak saya bermain di dalam rumah sambil menunggu motor kering. Selang seperempat jam ketika saya bermain dengan anak tiba-tiba saya dikejutkan dengan suara benda jatuh yang cukup keras. Bruakkkkk…….
Akhirnya saya langsung berjalan menuju ke depan rumah tempat saya mencuci motor,ternyata motor sudah dalam posisi jatuh ke kanan. Untungnya posisi jatuh motor tidak di paving melainkan di tanah. Meskipun jatuhnya motor di tanah, tapi spion, lampu sein belakang, dan bodi motor sebelah kanan mengalami kerusakan. Spion motor yang sebelah kanan pecah pada bagian plastik wadah kaca. Lampu sein belakang sebelah kanan mikanya lepas, sementara bodi sebelah kanan lecet sehingga stiker tulisan megapronya menjadi rusak.

lampu sein belakang setelah saya perbaiki dengan merekatkannya menggunakan lem

lampu sein belakang setelah saya perbaiki dengan merekatkannya menggunakan lem

Setelah semua kerusakan saya analisa, akhirnya hanya lampu sein belakang yang bisa saya perbaiki dengan merekatkan menggunakan lem. Untuk spion memang harus beli lagi yang baru. Dan untuk bodi yang lecet sudah tidak bisa lagi untuk ditutupi.
Itulah cerita saya ketika menstandarkan motor tidak dalam kondisi yang benar. Semoga pengalaman saya ini bisa menjadi pembelajaran agar lebih berhati-hati ketika menstandarkan motor.

Iklan

20 pemikiran pada “Hati-Hati Saat Menstandarkan Motor, Pastikan Tempat Pijakan Rata dan Kuat

Monggo, silakan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s