Kapan Saatnya Mengganti Gear dan Rantai?

Tips ini khusus bagi yang mempunyai motor dengan penyalur putaran mesin menggunakan rantai. Bukan bagi para pengguna metic yang tidak memakai rantai dalam menyalurkan putaran mesin.

Pernahkah kita di tengah-tengah perjalanan rantai motor tiba-tiba putus atau lepas dengan sendirinya? Beberapa tahun yang lalu saya pernah mengalami kejadian tersebut. Di tengah perjalanan pulang, rantai saya lepas dan langsung terjepit dengan shock belakang dan velg sehingga langsung mengunci dan membuat ban langsung berhenti bergerak. Untungnya saat itu saya tidak dalam kecepatan tinggi, sehingga ketika ban berhenti mendadak dapat menahannya dengan kaki supaya tidak terjatuh.

Nah, rantai yang putus ataupun sering lepas dengan sendirinya adalah karena faktor usia dan perawatan dari rantai tersebut. Merawat rantai memang kelihatannya merupakan hal yang sepele. Namun jika tidak diperhatikan dan dirawat, rantai yang aus dan kendor bisa sangat berbahaya ketika digunakan untuk berkendara.

Tips-Rawat-Rantai-dan-Gir-Set-Sepeda-Motor

sumber: awanjakarta.com

Idealnya kondisi rantai yang wajar adalah tidak terlalu renggang maupun terlalu kencang.Kekencangan rantai bisa kita cek dalam dua minggu sekali atau sebulan sekali. Namun, ketika musim hujan seperti ini, rantai mudah sekali kendor sehingga rantai perlu dilakukan pengecekan secara rutin.

Selain pengecekan, rantai juga perlu dilumasi dengan oli supaya rantai tidak kotor dan gaya gesek antara rantai dengan gear tidak terlalu besar. Pelumasan dapat dilakukan dengan oli baru maupun chain lube yang sekarang banyak tersedia di pasaran. Kalau saya sendiri, seringnya menggunakan oli singer mesin jahit untuk melumasi rantai motor saya.

Untuk ciri-ciri rantai yang telah aus yaitu ketika diputar rantai tersebut sudah tidak stabil. Dan untuk ciri-ciri gear yang sudah aus adalah gompal dan jarak antara mata yang satu dengan lainnya sudah tidak sama. Gear yang sudah berumur biasanya pada mata gearnya sudah runcing dan sudah tidak nyaman lagi untuk digunakan.

Untuk penggantian rantai dan gear sebaiknya bersamaan karena kedua komponen tersebut saling berhubungan satu sama lain.

Iklan

8 pemikiran pada “Kapan Saatnya Mengganti Gear dan Rantai?

Monggo, silakan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s