Polemik Kehadiran Robinson Departement Store di Kota Solo

Di Kota Solo baru-baru ini bertambah lagi satu pasar modern yang menempati gedung Swiss Belinn Saripetojo. Robinson Departement Store berstatus sebagai penyewa gedung di Kompleks Swiss Belinn Saripetojo tersebut. Dahulunya, sebelum bangunan tersebut berdiri, merupakan bekas pabrik es Saripetojo yang dirobohkan.

Dahulu sempat terjadi polemik antara Walikota Solo yang dulu masih dijabat Bapak Jokowi dengan Mantan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo saat pembongkaran pabrik es Saripetojo. Namun pada akhirnya pembangunan gedung Swiss Belinn Saripetojo tetap dilanjutkan. Dan saat ini sudah menjadi gedung megah di Kota Solo.

Robinson Departement Store yang baru resmi dibuka beberapa hari yang lalu ini dinilai melanggar dua perda sekaligus. Yaitu tentang perda Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern serta pelanggaran terhadap IMB.

Seperti diketahui bahwa ruas jalan di sekitar Stasiun Purwosari sebelum adanya Gedung Swiss Belinn selalu terjadi kepadatan arus lalu lintas disaat jam berangkat dan pulang kerja ditambah lagi ketika ada kereta api yang melintas di Stasiun Purwosari. Kemacetan akan menjadi lebih parah lagi dikarenakan SSA yang berlaku di Jalan Agus Salim dan juga ditambah dengan banyaknya para pengunjung dari Robinson Departement Store yang menggunakan pinggir jalan untuk tempat parkir kendaraan-kendaraan mereka. Jelas-jelas sudah ada tanda peringatan dilarang parkir namun tetap digunakan untuk memarkir kendaraan.

Parkir Sembarangan Robinson Solo

Parkir Sembarangan Robinson Solo 2

Semoga pemerintah segera cepat bertindak untuk mendapatkan solusi yang terbaik dari dampak dibukanya Robinson Departement Store di Kota Solo.

 

Sumber gambar: grup ICS Solo

 

Iklan

10 pemikiran pada “Polemik Kehadiran Robinson Departement Store di Kota Solo

  1. ya gitu itu, sama rambu yg jelas2 keliatan aja masih seenaknya melanggar
    itu sama kayak jalan keluar terminal di jalan luwes kartasura ke barat, jelas2 ada rambu dilarang masuk karena itu jalur keluar terminal, tp nyatanya jg banyak kendaraan umum: mobil, motor, bahkan bus yg masuk lewat situ

    Suka

Monggo, silakan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s