Mencicipi Lezatnya Mie Ayam Pilist di Jalan Gatot Subroto Solo

Ceritanya hari Selasa kemarin setelah pulang kerja ingin jalan-jalan ke Matahari Singosaren Solo. Sebelumnya saya menjemput istri dulu di tempat kerjanya di daerah Kerten dekat dengan Hotel Sunan. Pukul 17.00 WIB lebih pun kami berangkat dari tempat kerja istri. Karena ini bulan Ramadan, maka kami berencana untuk berbuka puasa mencari warung makan dan salat Maghrib terlebih dahulu sebelum ke Matahari Singosaren.

Ketika sampai di sekitar Masjid Fatimah Solo (entah daerah mana tempatnya saya kurang begitu hafal), kami sebenarnya mau mampir ke Bakso Remaja yang terkenal di Solo tersebut. Namun karena melihat tempatnya penuh dan menunya hanya bakso saja (saya sukanya mie ayam) akhirnya kami batal untuk mampir ke Bakso Remaja.

Kemudian kami jalan lagi dan menyusuri Jalan Gatot Subroto Solo yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Matahari Singosaren. Di kiri jalan akhirnya kami menemukan warung mie ayam yang ramai, Mie Ayam Pilist namanya. Menurut informasi, warung mie ayam ini terkenal di kota Solo dan banyak pengunjungnya.

mie ayam pilist

Saat kami tiba di sana, azan Maghrib belum berkumandang dan ada sekitar belasan orang yang sudah duduk menantikan azan Maghrib di warung mie ayam tersebut. Kami memesan dua porsi mie ayam dan untuk minumnya teh hangat dan jeruk hangat. Ternyata pada bulan puasa seperti ini cepat juga pelayanan di warung mie ini, hanya menunggu waktu sekitar 5 menit mie ayam dan minumnya sudah ada di atas meja kami. Sayangnya kami lupa memfoto mie dan warungnya. Kira-kira begini penampakannya.

mie ayam pilist 2

mie ayam pilist 3

Namun azan Maghrib masih beberapa menit lagi, dan kami gunakan untuk obrolan ringan. Akhirnya azan Maghrib berkumandang dari Masjid Darussalam yang berada tepat di samping warung mie ayam tersebut. Tanpa menunda-nunda kami langsung menikmati mie ayam yang sudah ada di meja kami.

Untuk tertimoninya, mie ayam pilist ini memiliki kuah yang agak kental dan inilah yang saya suka. Saya lebih suku kuah mie yang kental daripada kuah mie yang bening. Mienya sendiri pun lumayan lebih empuk dari mie-mie yang lainnya. O iya, di warung ini juga disediakan ceker ayam namun dalam wadah yang terpisah. Bagi penggemar mie ayam ceker, bisa mengambil langsung cekernya dalam wadah yang terpisah.

Selain ceker, ada juga beberapa gorengan seperti risoles, tahu bakso, kerupuk, dan lainnya. Walaupun tempatnya kecil namun nyaman juga untuk dikunjungi. Dari segi harga, satu porsi mie ayam di tempat ini yaitu 7 ribu rupiah saja. Harganya relatif standar untuk ukuran mie ayam di Kota Solo.

Bagi yang pengin mencicipi mie ayam pilist, bisa mampir ke Jalan Gatot Subroto No. 169 atau jika dari bunderan singosaren ke arah selatan kurang lebih 100 meter. Warungnya terletak di kiri jalan jika kita dari Singosaren. Semoga kepingin. πŸ˜€

NB: gambar nyomot dari google dan instagram

Iklan

22 pemikiran pada “Mencicipi Lezatnya Mie Ayam Pilist di Jalan Gatot Subroto Solo

  1. Ping balik: Ada Tradisi Berbagi Bubur Banjar di Masjid Darussalam Jayengan Solo Selama Bulan Ramadan | cahbrogo.net

Monggo, silakan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s