Touring Kemerdekaan Blogger dan Vlogger Bersama Astra Motor Jawa Tengah

Sobat cahbrogo, pada tanggal 17 Agustus 2017 kemarin saya bersama beberapa teman blogger dan vlogger wilayah Jawa Tengah mengikuti touring bersama Astra Motor Jawa Tengah. Sekitar 6 orang blogger & vlogger yang ikut dalam acara touring kali ini. Tujuan awal touring kemerdekaan ini adalah ke New Selo di Boyolali, namun dikarenakan ada suatu hal, kemudian tujuan dialihkan ke Bukit Gancik yang letaknnya juga tidak terlalu jauh dengan New Selo.

Touring Kemerdekaan Blogger Honda Jateng 4

Untuk startnya kami berkumpul di Dealer Wing Honda Timbul Jaya Motor Boyolali yang lokasinya persis di depan Terminal Boyolali. Dealer Wing Honda Timbul Jaya Motor Boyolali ini juga memasarkan Honda CBR250RR, CRF250Rally, dan juga Honda New PCX. Sebelum acara touring dilaksanakan, ada sharing tentang All New Honda CB150 SF special edition yang terbaru yaitu yang berwarna hitam doff dan memiliki velg kuning emas yang diawali oleh Mas Danang dari Honda Regional Semarang dan kemudian dijelaskan secara lebih lengkap oleh Mas Aan dari Timbul Jaya Motor Boyolali.

Touring Kemerdekaan Blogger Honda Jateng 22
Mas Danang dari Astra Honda Semarang
Touring Kemerdekaan Blogger Honda Jateng 24
Mas Aan dari Timbul Jaya Motor Boyolali

Setelah selesai mendengarkan sharing tentang warna baru All New Honda CB150R SF Special Edition kami para blogger dan vlogger mulai berangkat untuk melakukan touring kemerdekaan bersama Honda Jawa Tengah ini. Motor yang digunakan untuk touring kali ini tentu saja 5 Supra GTR150 dan 1 Sonic 150R.  Touring diawali dari Dealer Timbul Jaya Motor Boyolali kemudian ke beberapa dealer Honda di Kota Boyolali yaitu Naga Mas Motor, Pratama Kurnia Kasih Motor, dan Asli Motor kemudian langsung melanjutkan kea rah Selo Boyolali.

Touring Kemerdekaan Blogger Honda Jateng 8

Ketika berangkat, saya yang kebetulan menggunakan Honda Sonic150R terasa nyaman saja ketika diajak jalan di wilayah Kota Boyolali yang jalannya halus. Ketika pulangnya saya bertukar motor menggunakan Supra GTR150 karena jujur saya belum pernah mencoba kedua motor tersebut. Untuk review lengkap mengendarai Supra GTR150 dan Sonic 150R akan saya bahas di tulisan yang lain.

Balik lagi ke touring kemerdekaan tadi, setelah keluar dari Kota Boyolali menuju ke Selo, jalanan mulai bervariasi. Pertama kami disuguhi jalanan aspal yang bergelombang dan menanjak, selanjutnya kami merasakan kembali jalan aspal yang mulus namun hanya beberapa saat saja. Naik lagi, jalanan semuanya menggunakan beton yang nampaknya jalan beton tersebut juga belum lama selesai pengerjaannya.

Dalam perjalanan naik ke Selo ini sebenarnya saya riding nyantai di belakang mobil pick up yang memang sengaja di bawa sebagai mobil inventory dan juga sebagai penunjuk jalan. Namun beberapa teman nampaknya ingin juga menggali kemampuan motor yang mereka kendarai, alhasil saya juga ikut-ikutan untuk menjajalnya dan meninggalkan mobil pick up tersebut di belakang.

Perjalanan kami terhenti ketika di depan ada keramaian dan jalan yang akan kami lewati menuju ke New Selo macet total. Keramaian tersebut dikarenakan adanya karnaval budaya yang juga menutupi akses jalan menuju ke New Selo. Rencana untuk ke New Selo pun ditunda terlebih dahulu, dan kami belok arah mampir ke sebuah warung kopi untuk istirahat dan menunggu barangkali keramaiannya akan berkurang.

Namun, sampai waktu Zuhur keramaian makin bertambah, parkir di seberang jalan warung kopi pun juga semakin banyak. Karena kabut turun disertai juga dengan angin yang kencang, hawa di sekitar pun juga semakin tambah dingin. Beberapa dari kamipun kembali mengenakan jaket dan sarung tangan supaya tubuh tetap hangat.

Akhirnya, tujuan pun dialihkan ke Bukit Gancik yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan tempat kami beristirahat tadi. Lokasinya pun terus menanjak melewati ladang dan perkampungan penduduk sekitar. Motor yang kami gunakan pun dengan entengnya melaju di tanjakan tanpa ada kesulitan yang berarti. Namun dikarenakan jalanan yang sempit, kami harus lebih ekstra hati-hati dan berjalan pelan ketika berpapasan dengan pengendara lain dari lawan arah.

Akhirnya sampai juga di lokasi parkir dari Bukit Gancik ini. Untuk menuju ke lokasi, kita harus berjalan mendaki kurang lebih 200 an meter ke atas. Butuh stamina yang prima untuk menuju ke lokasi, karena dua dari teman blogger dan vlogger pun menyerah dan mengurungkan niatnya untuk sampai ke puncak Bukit Gancik.

Di perjalanan mendaki ini banyak kita temui para pendaki yang akan turun maupun yang akan naik ke Gunung Merbabu melalui jalur tersebut. Nampak dari atas wajah-wajah kelelahan dari para pendaki ketika menuruni jalanan tersebut.

Touring Kemerdekaan Blogger Honda Jateng 30

Touring Kemerdekaan Blogger Honda Jateng 29

Akhirnya singkat cerita kami sampai di atas dan mencoba untuk mengambil gambar di spot-spot yang menurut kami bagus untuk mengambil gambar. Setelah puas, kami pun melanjutkan perjalanan menuju ke Boyolali kota, kali ini saya turun menggunakan Supra GTR150. Sekitar pukul empat sore kami tiba di The Milk Boyolali sekitaran kompleks alun-alun Kota Boyolali untuk mengisi perut yang sudah mulai lapar.

Touring Kemerdekaan Blogger Honda Jateng 1

Setelah selesai kami pun kembali ke Dealer Timbul Jaya Motor Boyolali karena perjalanan touring kemerdekaan kali ini telah usai. Terima kasih kepada Astra Motor Jawa Tengah yang telah memberikan kesempatan kepada kami para blogger dan vlogger regional Jawa Tengah untuk berpartisipasi melakukan touring kemerdekaan yang diselenggarakan oleh Astra Motor Jawa Tengah. Terima kasih juga untuk Dealer Timbul Jaya yang sudah memfasilitasi perjalanan touring kemerdekaan kali ini sehingga acara dapat berjalan secara lancar sampai acara usai.

baca juga:

Sharing/Iklan/Kerja Sama:
===============================
Main Blog: http://cahbrogo.net
Email: cahbrogoblog@gmail.com
WA: 083865963201
BBM: D0DE4086
Twitter: @budi_sant86
Instagram: budisant86
Facebook: Budi Santoso Cahbrogo
================================

Advertisements

6 thoughts on “Touring Kemerdekaan Blogger dan Vlogger Bersama Astra Motor Jawa Tengah”

Monggo Silakan Berkomentar, Siap Menerima Saran dan Kritik yang Membangun