Spakbor Depan Megapro Primus Hampir Patah, Ternyata Banyak Faktor Penyebabnya

Spakbor Depan Megapro Primus Hampir Patah, Ternyata Banyak Faktor Penyebabnya

cahbrogo.net – sobat cahbrogo, merawat motor yang sudah berumur memang butuh perhatian ekstra, berbeda dengan motor yang masih baru. Motor yang sudah berumur harus rutin untuk dirawat dan juga dalam merawatnya pun membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Sedikit curhat tentang motor megapro primus milik saya yang sebenarnya tergolong motor yang gak terlalu rewel soal perawatan. Sudah hampir selama 9 tahun lebih motor ini selalu saya gunakan untuk aktivitas sehari-hari.

megapro primus cahbrogo

Jika umumnya motor megapro primus itu mempunyai penyakit bawaan tangki bocor, alhamdulillah selama hampir 9 tahun ini masih aman-aman saja dan belum ada tanda-tanda akan bocor. Namun bukan soal tangki bocor yang akan saya bahas melainkan spakbor depan dari motor ini dan juga tuas persenel gigi.

Masuk yang pertama adalah soal spakbor depan, ceritanya sekitar dua minggu lalu spakbor depan megpro primus saya hampir patah terbelah jadi dua. Penyebabnya setelah saya analisa kemungkinan yang pertama adalah dari tekanan ban depan yang terlalu keras. Kemungkinan penyebab kedua adalah karena shock depan dari motor ini saya pendekkan/kurangi ketinggiannya. Dan kemungkinan penyebab ketiga adalah sering saya pakai untuk menghajar polisi tidur.

Bukan tanpa sebab karena memang setiap hari saya selalu melewati jalan yang terdapat polisi tidur hampir sebanyak 6 titik polisi tidur. Kesemuanya tersebar di sekitar jalan depan kompleks Pangkalan TNI AU Adi Sumarmo.

lem dextone

Solusi untuk memperbaiki spakbor depan yang hampir saja patah ini saya menggunakan lem dextone campuran antara epoxy dan epoxy hardener. Walaupun memang setelah ditambal dengan lem ini bagian spakbor kembali terpasang dengan baik namun meninggalkan kesan yang tidak rapi karena lapisan lem tidak rata.

Permasalahan yang kedua yaitu  tuas persenel gigi yang bautnya sudah tidak dapat lagi menggigit/menjepit, sehingga mengakibatkan tuas persenel gigi hampir lepas ketika digunakan untuk berkendara. Sebetulnya sudah saya ganti dengan baut yang baru namun masih saja tetap sama karena alur bagian dalam dari tuas persenel memang sudah hampir rata, jadi baut tidak dapat mengggigit sempurna dengan alur.

Nah, itu tadi sedikit curhatan pemilik motor tua seperti saya ini. Memasuki usia motor yang hampir 10 tahun ke atas memang membutuhkan perhatian ekstra. Hampir beberapa bulan sekali muncul masalah-masalah kecil lainnya. Namun ada untungnya juga karena kita bisa berpikir untuk mengetahui penyebab dan juga menemukan solusi dari permasalahan di motor tersebut.

baca juga:

Sharing/Iklan/Kerja Sama:
===============================
Main Blog: http://cahbrogo.net
Email: cahbrogoblog@gmail.com
Phone: 085741994790
WA: 083865963201
BBM: D0DE4086
Twitter: @budi_sant86
Instagram: cahbrogo
Facebook: Budi Santoso
===============================

 

 

Iklan

Monggo, silakan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s