Membedah Komponen serta Cara Kerja Pengereman pada Motor untuk balap MotoGP

cahbrogo.net – sobat cahbrogo, Musim MotoGP 2017 memang sudah selesai beberapa bulan yang lalu dan Marc Marquez berhasil menjadi juara dunia untuk musim 2017 kemarin. Kemenangan Marc Marquez didudung dengan skill yang dimilikinya serta motor yang kompetitif juga tim yang solid dan kompak dalam melakukan semua tugasnya. Membedah Komponen serta Cara Kerja Pengereman pada Motor untuk balap MotoGP

Dari ketika faktor pendukung kesuksesan pembalap tersebut ada satu faktor yang memang layak menjadikan penyumbang terbesar keberhasilan dari pembalap Marc Marquez dalam meraih gelar juara dunia 2017. Faktor tersebut adalah dari motor yang digunakannya. Dan penunjang utama dari motor tersebut adalah pada mesin yang superior dan pengereman yang sempurna.

"honda

Pengereman pada motor balap seperti pada MotoGP menjadi hal yang utama bagi pembalap ketika akan melewati tikungan. Motor MotoGP yang melaju dengan kecepatan rata-rata diatas 280 km/jam harus turun menjadi sekitar 90 km/jam saat akan melewati tikungan. Pada saat tersebut rem pada Motor MotoGP menjadi hal yang utama dan penting untuk akselerasi pembalap melewati tikungan.

Ada sebuah video yang memperlihatkan tentang cara kerja pengereman pada balapan MotoGP saat menurunkan kecepatan dari yang hampir 300 km/jam menjadi sekitar 90 km/jam dalam waktu kurang dari 5 detik saat akan melewati tikungan.

 https://www.facebook.com/plugins/video.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FMotoGP%2Fvideos%2F10156328318785769%2F&show_text=1&width=560

Lalu komponen-komponen canggih apa yang digunakan pada pengereman di Motor MotoGP. Simak penjelasannya berikut.

Piringan Cakram Karbon

Pertama adalah piringan cakram dengan bahan dari karbon. Dengan penggunaan piringan cakram berbahan karbon ini, dapat membuat berat motor menjadi lebih ringan sehingga motor mampu melaju dengan lebih cepat. Selain itu, fungsi utama dari penggunaan piringan cakram karbon adalah memberikan kinerja yang jauh lebih tinggi daripada menggunakan piringan cakram berbahan baja.

"Piringan

Piringan cakram berbahan karbon memiliki berat antara 1 sampai 1,2 kg yang mampu menahan panas hingga pada suhu 800 derajat celcius. Penggunaan piringan cakram berbahan karbon tidak dapat digunakan untuk sehari-hari karena memiliki batas pemakaian maksimal diangka 1.000 km saja.

Namun tenyata yang unik adalah piringan cakram berbahan karbon ini hanya mampu bekerja secara optimal saat suhu mencapai 200 derajat Celsius. Nah, itulah sebabnya sebelum race MotoGP atau sebelum balapan pasti dilakukan warm up lap untuk memanaskan ban serta piringan cakram.

Tetapi ketika kondisi hujan saat balapan dan tidak mungkin untuk menaikkan suhu piringan cakram, maka balapan saat hujan lebih disarankan untuk menggunakan piringan cakram berbahan baja. Tetapi bisa juga tetap menggunakan piringan cakram karbon dengan diberikan cover saat balapan basah.

Kampas Rem

Hampir sama dengan piringan cakram tadi, kampas rem yang digunakan juga berbahan karbon karena mampu menahan gesekan tinggi dan juga mampu bertahan pada suhu yang tinggi pula yaitu sampai 800 derajat celcius. Sementara untuk masa pemakaian kampas rem ini juga sama dengan piringan cakram yaitu diangka 1.000 km.

Tuas dan Master Rem

Tuas dan master rem juga merupakan komponen yang penting yaitu untuk menyalurkan hasil pengereman pada tuas rem yang menghasilkan tekanan hidrolik pada master rem untuk menggerakkan kampas rem sehingga terjadilah pengereman dan laju dari motor dapat menjadi lambat atau berhenti.

Kaliper

Kaliper rem pada motor-motor balap MotoGP menggunakan 4 piston caliper monoblok yang berbahan aluminium. Fungsi dari kaliper ini juga sama dengan fungsi pada kaliper pada umumnya yaitu sebagai komponen yang mengubah energi hidrolik menjadi energi gerak (menggerakkan piston pada kampas rem). Namun perbedaan yang paling jelas pada kaliper rem motor balapa MotoGP yang tidak ada pada motor konvensional lainnya adalah penyematan quick coupling yang berfungsi untuk membuang udara yang tidak diperlukan pada master rem. Sehingga hal ini akan memberikan kinerja rem secara makin maksimal dengan hilangnya udara yang tidak diperlukan tersebut dalam sistem hidrolik.
Nah, itu tadi komponen-komponen pengereman yang ada pada MotoGP. Walaupun sama dengan motor pada umumnya, namun komponen-komponen tersebut menggunakan bahan yang berbeda dan tentu saja memiliki kualitas yang lebih optimal dalam pengereman saat balapan.

baca juga:

Contact Us

E-mail :  cahbrogo@gmail.com | cahbrogoblog@gmail.com
Facebook : cahbrogo.net
Twitter : @budi_sant86
Instagram : cahbrogo
WhatsApp/Call/SMS : 085741994790

Advertisements

5 thoughts on “Membedah Komponen serta Cara Kerja Pengereman pada Motor untuk balap MotoGP”

Monggo Silakan Berkomentar, Siap Menerima Saran dan Kritik yang Membangun