Sepeda Motor Wajib Lewat Jalur Khusus Sepanjang Kawasan Sudirman-Thamrin Jika Tidak Mau Ditilang

cahbrogo.net – sobat cahbrogo, kali ini penulis akan berbagi informasi dari akun resmi sosial media NTMC Polri. Informasi ini berkaitan dengan jalur sepeda motor yang ada di kawasan Sudirman-Thamrin Jakarta. Melalui akun sosial medianya NTMC Polri memberitahukan bahwa mulai hari Senin tanggal 5 Februari 2018 kemarin, bahwa pengendara sepeda motor yang keluar dari jalur khusus sepeda motor saat berada di kawasan Sudirman-Thamrin Jakarta akan dilakukan tindak penilangan.

Hal ini diperjelas dengan pernyataan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto yang mengatakan, bahwa “Sepeda motor menggunakan lajur khusus sepanjang Jalan Thamrin-Merdeka Barat (segmen Bundaran HI – Patung Kuda – Jalan Merdeka Barat) yang telah dipasang marka sepeda motor. Itu artinyabahwa sepeda motor hukumnya wajib untuk melewati lajur tersebut.”

Dan ternyata peraturan baru ini tidak main-main bahwa pengendara sepeda motor yang tidak melewati jalur khusus akan dikenakan sanksi tilang berdasarkan Pasal 287 ayat 1 jo Pasal 106 ayat 4 huruf a & b Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pelanggar dapat dipidana dengan kurungan dua bulan atau denda paling banyak sebesar Rp. 500.000,-.

Namun, berbagai tanggapan dan pertanyaan pun muncul dari warganet yang justru kebanyakan malah mengeluhkan tentang mobil pribadi dan juga bus-bus yang merebut jalur khusus sepeda motor. Apakah kasus seperti itu juga berlaku tilang atau tidak. Sebenarnya, peraturan dibuat untuk lebih membuat para pengendara disiplin dalam berkendara di jalan raya apalagi di kawasan seperti Sudirman-Thamrin. Namun tentunya setiap peraturan ada pro dan juga kontra yang bermunculan dikarenakan adanya perbedaan pandangan dalam menyikapi suatu peraturan baru.

Nah, bagi pengendara motor yang memang rutinitas sehari-hari melewati jalur ini, ada baiknya mengindahkan peraturan tersebut diatas jika tidak mau kena denda tilang yang besarnya juga lumayan, bisa sampai Rp 500.000,- Dan terakhir, dengan adanya peraturan baru ini mungkin mempunyai tujuan untuk mengurangi kemacetan yang terjadi di kawasan tersebut supaya lalu lintas dapat lebih lancar lagi.

Post by : @divisihumaspolri SANKSI TILANG DI JALUR KHUSUS SEPEDA MOTOR THAMRIN DIMULAI HARI INI . Kepolisian Republik Indonesia mulai melakukan penindakan terhadap pengendara sepeda motor yang keluar dari jalur khusus motor di kawasan Sudirman – Thamrin. . Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan, “Sepeda motor tidak menggunakan lajur sepanjang Jalan Thamrin-Merdeka Barat (segmen Bundaran HI – Patung Kuda – Jalan Merdeka Barat) telah dipasang marka sepeda motor yang artinya bahwa sepeda motor hukumnya wajib untuk melewati lajur tersebut.” . Pengendara sepeda motor yang tidak lewat jalur khusus akan dikenakan sanksi tilang berdasarkan Pasal 287 ayat 1 jo Pasal 106 ayat 4 huruf a & b Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pelanggar dapat dipidana dengan kurungan dua bulan atau denda paling banyak Rp. 500.000,-. #polisihebat #thebestpol @multimedia.humaspolri

A post shared by NTMC POLRI (@ntmc_polri) on

Advertisements

2 Comments on “Sepeda Motor Wajib Lewat Jalur Khusus Sepanjang Kawasan Sudirman-Thamrin Jika Tidak Mau Ditilang”

Monggo Silakan Berkomentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.