megapro primus_prengus 1(cahbrogo.net)

99.999 Km Bersama Si Prengus (Megapro Primus 2009)

Diposting pada

cahbrogo.net – sobat cahbrogo, kali ini sedikit curhat mengenai motor harian megapro primus 2009 yang saya gunakan untuk aktivitas sehari-hari. Tak terasa sudah 99.999 km bersama si Prengus yang merupakan motor buatan pabrik sayap sebelah yaitu Megapro Primus tahun 2009. Memasuki umurnya yang hampir 10 tahun, tenyata si Prengus juga mencatatkan rekor telah menempuh 99.999 km.

99.999 Km Bersama Si Prengus (Megapro Primus 2009)

Si Prengus (Megapro Primus 2009) ini merupakan motor harian yang saya pakai setiap hari untuk beraktivitas sehari-hari. Masih ingat ketika pertama kali saya membawa motor kopling manual ini dari Kendal menuju ke Boyolali. Padahal pada waktu itu sebelumnya saya sama sekali belum pernah menggunakan motor kopling manual. Alhasil selam perjalanan dari Kendal menuju ke Boyolali sempat beberapa kali motor mati gara-gara belum terbiasa memakai motor kopling.

Spedometer Megapro Primus 99.999 km [cahbrogo.net]
Beberapa kali motor ini saya gunakan untuk touring ke beberapa daerah di Jawa Tengah. Yang paling jauh adalah waktu itu pada tahun 2014 saya gunakan untuk touring bersama dengan teman-teman Jatengmotoblog ke kawasan wisata Dieng. Si Prengus ini juga sering saya gunakan untuk touring ke beberapa pantai di pesisir selatan Gunung Kidul dan Wonogiri.

megapro primus_prengus 1(cahbrogo.net)

Bersama si Prengus juga pernah beberapa kali jatuh dari motor dan yang paling parah adalah sewaktu saya kendarai bersama istri waktu mudik ke Wonogiri. Saat itu Maghrib dan hujan deras, dikarenakan jalan yang berbatu dan licin dan waktu itu jalannya menurun. Ban depan kehilangan grip dan akhirnya saya pun terjatuh bersama istri dan juga si Prengus. Alhasil headlamp si Prengus pecah dan harus diganti.

Belum pernah Bongkar Mesin

Selama hampir 10 tahun ini, si Prengus juga sama sekali belum pernah bongkar mesin dan baru 1 kali saja ganti rantai kamrat. Selebihnya hanya service ringan dan penggantian oli secara teratur. Namun karena memang sudah tidak muda lagi, di bulan Agustus 2018 kemarin ketika saya gunakan untuk touring ke Telaga Sarangan, napas si Prengus nampaknya sudah ngos ngosan menaiki pegunungan Lawu. Tenaga si Prengus tidak lagi seperti dahulu yang perkasa melibas tanjakan di Dieng yang curam.

Tidak banyak ubahan yang saya lakukan pada di Prengus ini, kesemuanya masih ori standar dari pabrikan. Hanya saja ada beberapa part yang sudah tidak ori dikarenakan sudah rusak. Part tersebut seperti handle rem dan kopling yang sudah ganti beberapa kali dikarenakan jatuh. Handgrip karet asli saya ganti dengan handgrip variasi yang kalau menurut saya sebenarnya masih enakan handgrip karet asli bawaannya.

megapro primus_prengus 2 (cahbrogo.net)

Kemudian untuk shock depan saya pendekkan beberapa sentimeter agar tidak telalu mengdongak. Alhasil ketika melibas jalanan rusak yang parah, spakbor depan beberapa kali menyentuh rangka dan alhasil spakbor depan retak. Bahkan kondisi sekarang spakbor depan hampir patah namun saya perbaiki dengan disambung menggunakan lem.

Kemudian untuk bagian knalpot karena saya kurang begitu suka dengan suara knalpot bawaan. Knalpot ori saya bawa ke tukang knalpot untuk dibobok, alhasil suaranya agak lebih ngebas ketika digeber di rpm tinggi. Selebihnya tidak ada ubahan lagi pada si Prengus Megapro Primus 2009 ini.

Kesimpulan

Dan kesimpulannya, memasuki tahun yang hampir ke-10 dan kilometer yang saat ini sudah tembus di angka 100 ribuan kilometer. Motor ini masih enak digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Namun akan sangat kurang apabila motor ini digunakan untuk mencari topspeed dan power, karena mentok megapro primus ini hanya bisa dipacu 80 km/jam on speedo. Dan untuk powernya, megapro primus 2009 ini sudah ngos ngosan ketika melewati pengunungan Lawu.

Itu saja sedikit curhat mengenai Si Prengus yang merupakan Megapro Primus tahun 2009 yang setiap hari saya gunakan untuk aktivitas sehari-hari. Semoga menginspirasi.

baca juga:

Advertisements
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Silakan Berkomentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.