Gua Gong Pacitan

Diposting pada

Tulisan ini melanjutkan tulisan yang kemarin ketika di Pantai Teleng Ria Pacitan.

Akhirnya setelah perjalanan kurang lebih 1 jam dengan medan jalan yang berliku-liku di perbukitan, sampailah rombongan kami di Pemandian Air Hangat Tirto Husodo Pacitan. Bayangan saya sebelumnya pemandian ini akan ada pancuran yang mengalir air hangatnya dari gunung. Namun, setelah sampai di lokasi, akhirnya bayangan saya itu sirna semua. Karena yang ada hanyalah kolam-kolam biasa tanpa ada pancuran-pancuran air hangat seperti yang saya bayangkan. Akhirnya sayapun hanya duduk-duduk di dekat kolam pemandian tanpa ikut berendam bersama dengan yang lainnya.

\"DSCF7850\"

\"DSCF7849\" \"DSCF7848\"

Sekitar pukul 15.30 WIB, rombongan kami meninggalkan pemandian tersebut dan melanjutkan perjalanan menuju ke gua gong. Perjalanan ke gua gong pun juga merupakan perjalanan yang mendebarkan karena jalanan yang berliku diantara perbukitan. Banyak teman kami yang mabuk karena perjalanan tersebut ditambah ada beberapa teman yang membeli oleh-oleh ikan segar ditaruh di dalam bus, tidak di bagasi.

Sesampainya di tempat parkir bus di wilayah goa gong tersebut kami harus berjalan kaki menanjak kurang lebih sekitar 300 meter untuk sampai di depan pintu gua tersebut. Di depan pintu masuk tersebut ada beberapa orang yang menawarkan jasa peminjaman senter sebagai penerangan di dalam gua dengan tarif Rp5.000 sekali masuk. Ada baiknya bagi pembaca yang ingin berwisata ke gua gong ini membawa senter sendiri dari rumah.

\"DSCF7855\"

\"DSCF7857\"

Sesampainya di dalam gua, kami disuguhi dengan keindahan stalagtit dan stalagmit hampir di seluruh bagian gua. Baru beberapa menit di dalam gua, keringat sudah mulai bercucuran walaupun sudah ada blower besar di beberapa tempat di dalam gua.

\"DSCF7858\" \"DSCF7859\" \"DSCF7863\" \"DSCF7862\"

Ketika masuk ke dalam gua jalan kita akan menurun menyusuri bagian-bagian dalam gua, dan ketika akan kembali ke mulut gua, perjalanan kita akan menanjak. Ada baiknya kita memperhatikan setiap langkah kita ketika berjalan di dalam gua karena jalan yang licin akibat tetesan air dari dinding gua dan minimnya penerangan di dalam gua.

\"DSCF7865\" \"DSCF7866\" \"DSCF7867\" \"DSCF7868\"

\"DSCF7869\"

\"DSCF7873\" \"DSCF7872\"

\"IMG_6939\"

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih 😀

Advertisements
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

9 thoughts on “Gua Gong Pacitan

  1. wah habis nich ceritanya sampai seson 3, ke pacitan ngak sekalian nyari batu akik mas?? ngomong2 itu banyak amat yang cakep dibelakang mas, salamin dong atu dong :mrgreen:

Silakan Berkomentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.