Mampir ke Bekas Keraton Ratu Boko di Sleman Yogyakarta

Diposting pada

cahbrogo.net – sobat cahbrogo, Setelah sebelumnya saya ngadem di Hutan Pinus Asri Mangunan Bantul Yogyakarta, dalam perjalanan pulangnya saya mampir ke bekas Keraton Ratu Boko di Sleman Yogyakarta.

Ratu Boko sendiri merupakan situs purbakala yang merupakan kompleks bekas Keraton Ratu Boko yang jaraknya sekitar 3 km dari Candi Prambanan. Persisnya dari Pasar Prambanan menuju ke jalan arah Wonosari Gunung Kidul. Situs Keraton Ratu Boko ini terletak di atas bukit, sehingga jika kita berada di situs ini bisa melihat pemandangan di sekitar daerah Prambanan dan Candi Prambanan pun dapat dengan jelas terlihat dari sini.

Untuk wisatawan lokal dewasa harga tiketnya terbilang cukup mahal bagi rata-rata tempat wisata sejarah. Kita harus membayar sebesar 40 ribu rupiah untuk satu orang dewasa. Sedangkan untuk parkirnya, motor dikenakan biaya 3 ribu rupiah dan mobil 10 ribu rupiah. Dari area parkir, yang berada persis di pinggir jalan raya Prambanan-Wonosari, kita harus menaiki tangga yang jumlahnya cukup banyak untuk sampai di pintu gerbang penyerahan tiket.

Setelah masuk gerbang penyerahan tiket kita akan berjalan menyusuri jalan berpaving yang lebarnya sekitar 5 meteran. Disisi kanan dari jalan ini terdapat beberapa kursi dan juga gazebo yang dapat digunakan untuk duduk dan beristirahat para pengunjung. Setelah itu terdapat taman di kanan kiri jalan dan juga terdapat tulisan KERATON RATU BOKO sebelum memasuki gapuranya.

""

Setelah berjalan sekitar kurang lebih 100 meter, baru kita akan melewati gapura/gerbang luar dari bekas Keraton tersebut. Pintu masuk terdiri atas dua gerbang, yaitu gerbang luar dan gerbang dalam. Gerbang dalam memiliki ukuran lebih besar dibandingkan dengan gapura luar dan gapura dalam ini merupakan gerbang utama.

""

Sekitar 15 m dari gerbang luar berdiri gerbang dalam atau gerbang utama. Gerbang ini terdiri dari 5 gapura paduraksa yang bebaris sejajar dengan gerbang luar. Gapura utama diapit oleh dua gapura pengapit di setiap sisi. Walaupun gerbang dalam ini terdiri atas lima gapura, namun tangga yang tersedia hanya tiga. Dua gapura pengapit yang kecil tidak dihubungkan dengan tangga.

"" ""

Di bekas kompleks Keraton Ratu Boko ini terdapat dua buah candi yaitu Candi Pembokoran dan juga Candi Batukapur. Di tengah-tengah Candi Pembokoran terdapat sumur yang dalamnya sekitar 5 meter dan di salah satu sudut candi ini juga terdapat sumur tua yang konon merupakan sumber air suci.

""

Di sisi selatan terdapat Paseban yang berjumlah dua buah, yaitu paseban barat dan paseban timur. Paseban ini menurut cerita merupakan tempat atau ruang tunggu bagi para tamu yang ingin bertemu dengan raja.

Masuk lagi ke dalam dengan berjalan sekitar 100 m lagi, di sana terdapat dua buah gua kecil yang diberi nama Gua lanang dan gua Wadon (laki-laki dan perempuan). Gua Lanang terdapat di sisi timur laut dari Paseban sedangkan Gua Wadon terdapat di sisi tenggara dari Paseban. Gua Lanang memiliki ukuran lebih besar daripada Gua Wadon.

""

Cukup menguras tenaga juga jika kita berkeliling sampai tuntas di kompleks Keraton Ratu Boko ini. Namun di tengah-tengah kompleks ini terdapat satu pohon besar yang rindang yang dapat dijadikan tempat berteduh saat panas di siang hari. Untuk video singkat dari gambaran Kompleks Ratu Boko bisa disimak pada video berikut ini.

Itu tadi sekidit jalan-jalan di kawasan Kompleks Ratu Boko yang berlokasi di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Nah, bagi yang masih bingung bisa dilihat pada maps berikut ini.

Advertisements
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

2 thoughts on “Mampir ke Bekas Keraton Ratu Boko di Sleman Yogyakarta

Silakan Berkomentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.