Mampir ke Wadung Gajah Mungkur Wonogiri

Agenda hari minggu kemarin mengantar istri dan anak pulang ke Wonogiri karena mbah putrinya sudah kangen berat sama cucu satu-satunya. Berangkat dari Boyolali sekitar pukul delapan pagi sampai di daerah nguter Sukoharjo sekitar pukul sembilan. Karena dirasa masih pagi, akhirnya muncul ide untuk jalan-jalan terlebih dahulu mampir ke Waduk Gajah Mungkur. Walaupun sudah lupa jalan menuju waduk, akhirnya berbekal penunjuk arah di setiap persimpangan jalan menghantarkan saya sekeluarga ke depan pintu gerbang objek wisata Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri.

Dengan tiket masuk 3 orang + 1 motor beserta parkir Rp16.500, dan helm pun juga harus dititipkan ke tempat penitipan barang, sehingga menambah biaya lagi. Banyak sekali pedagang di dalam objek wisata Waduk Gajah Mungkur yang menjual udang goreng, wader goreng, kakap goreng, dan makanan sejenisnya.

"DSCF7758a"

Jika ingin naik perahu melihat lebih ke sisi lain waduk, anda cukup membayar Rp.7.000, untuk sekali jalan. Ada juga wahana tempat untuk bermain anak-anak mulai dari perosotan, kemidi putar, kereta mini, dan lain sebagainya. Banyak juga dijumpai para pemancing yang asyik menunggui joran pancingnya di tepi-tepi waduk berharap ada ikan yang mau memakan umpan yang dipasang pada joran.

"DSCF7762a"

Setelah dirasa cukup berkeliling di objek wisata tersebut akhirnya saya meninggalkan tempat wisata itu dan melanjutkan perjalanan pulang kembali ke rumah orang tua istri di daerah Sonoharjo, Wonogiri.

"DSCF7763a" "DSCF7764a"

Advertisements

17 Komentar

      • saat relokasi usia masih balita menurut cerita orang tua sebagian besar direlokasi ke daerah jambi ikut program transmigrasi…tapi ada juga yang secara mandiri pindah mencari lokasi lain..keluarga mbah kakung kebetulan pindah ke daerah karawang dgn alasan pertaniannya yang bagus,, selanjutnya orang tua saya pindah ke tangerang dan sampai skrg.

Monggo Silakan Berkomentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.