Mengenal In-Display Fingerprint Sensor

Diposting pada

cahbrogo.net – sobat cahbrogo, seperti yang kita tahu bahwa sekarang ini smartphone telah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagaian besar masyarakat. Smartphone sekarang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, berselancar di dunia maya, dan lain sebagainya. Sekarang ini smartphone juga berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data-data penting pribadi seseorang. Oleh karenanya fitur keamanan dalam sebuah smartphone menjadi nilai lebih. Dan salah satu fitur keamanan yang sekarang ini sedang booming adalah In-Display Fingerprint Sensor.

 Mengenal In-Display Fingerprint Sensor

Sejarah Munculnya Fingerprint Sensor

Jika kita flash back ke beberapa tahun lalu, fitur keamanan pada smartphone hanya terbatas melalui PIN, kata sandi, maupun pola. Namun sekarang ini smartphone sudah berlomba-lomba dengan menghadirkan sensor keamanan biometrik yang salah satunya adalah dengan sensor sidik jari. Pengaplikasian sensor sidik jari pada smartphone pertama kali diklaim oleh Apple melalui sensor sidik jari Apple yaitu Touch ID pada tahun 2013. Namun, ternyata sebelumnya sudah ada ponsel yang sudah menggunakan fitur keamanan sensor sidik jari tersebut. Namun karena kurang boomingnya ponsel tersebut akhirnya tersisihkan dan hilang begitu saja.

in-display fingerprint sensor

Pertama kali Apple menerapkan sensor sidik jari Touch ID pada smartphonenya memang belum seakurat dan secanggih sekarang ini. Namun seiring dengan perkembangan dan riset yang terus menerus, akhirnya sensor ini sangat responsif dan juga akurat. Akhirnya, mulai banyak produsen smartphone lain yang juga mengikuti dengan membekali sensor sidik jari (fingerprint sensor) pada smartphone terbaru mereka. Dan sekarang ini hampir semua produsen smartphone membekali produk mereka dengan fitur keamanan ini,

In-Display Fingerprint Sensor

Jika umumnya tombol fingerprint sensor ini terdapat pada bagian samping atau bagian belakang. Namun ternyata pabrikan smartphone Vivo memiliki ide gila untuk membenamkan sensor sidik jari di dalam layar. Merasa tertantang untuk menciptakan sebuah inovasi baru, akhirnya Vivo berhasil mewujudkan ide gila tersebut dan alhasil mulailah era In-Display Fingerprint Sensor. Fitur keamanan biometrik sensor sidik jari di dalam layar ini berhasil menghantarkan Vivo menjadi produsen yang lebih dikenal. Walaupu memang saat pertama kali muncul sensor fingerprint di dalam layar masih belum responsif dan seakurat sekarang ini.

Saat ini sensor in-display fingerprint dari Vivo ini telah mengalami perkembangan dengan hasil responsif dan juga akuurat. Dan ide gila dari Vivo ini kini diikuti oleh pabrikan smartphone lain untuk melakukan hal yang sama yang telah dilakukan oleh Vivo. Dan bisa dipastikan bahwa teknologi in-display fingerprint ini nantinya di tahun-tahun mendatang akan menjadi trend dan juga booming untuk smartphone-smartphone baru.

Cara kerja dari sensor in-display fingerprint ini cukup mudah dan cepat. Pengguna hanya tinggal menempelkan jarinya ke layar dan dalam hitungan sepersekian detik kunci smartphone akan terbuka. Sensor ini pun juga masih bisa bekerja saat layar smartphone dalam kondisi mati. Namun tentu saja hasil buatan manusia tidak ada yang sempurna, sensor in-display fingerprint ini juga memiliki kelemahan. Sensor ini masih belum bisa bekerja maksimal ketika jari pengguna dalam keadaan kotor.

Nah, itu saja sedikit informasi mengenai teknologi In-Display Fingerprint Sensor yang berkembang cukup pesat. Semoga bermanfaat.

baca juga:

 


Advertisements
  •  
    2
    Shares
  •  
  •  
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

2 thoughts on “Mengenal In-Display Fingerprint Sensor

Silakan Berkomentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.