Pembalap Yamaha Racing Indonesia Bersiap untuk Race ARRC Thailand 2018

Diposting pada

cahbrogo.net – sobat cahbrogo, menjelang pelaksanaan seri pertama Asia Road Racing Championhsip 2018 (ARRC 2018) di Sirkuit Buriram, Thailand yang akan berlangsung hari ini tanggal 3-4 Maret 2018, maka berbagai upaya pun dipersiapkan oleh tim Yamaha Racing Indonesia yang juga ikut dalam balapan ARRC 2018 tersebut. Berbagai hal disempurnakan terkait dengan settingan pada motor dan lain sebagainya supaya pada race nanti motor dan juga pembalap benar-benar siap untuk berlomba. Pembalap Yamaha Racing Indonesia bersiap untuk race ARRC Thailand 2018.

Kelas AP250

tiga kali sesi Free Practice (FP) atau latihan bebas kelas Asia Production 250 (AP250) berlangsung pada Jumat (2 Maret). Tentu saja, hal ini dimanfaatkan oleh tim YAMAHA Racing Indonesia (YRI) untuk menyempurnakan set-up mesin, suspensi dan body setelah sebelumnya melalui pengujian pra-musim (27-28 Februari).

Duet pembalap YRI yang membesut Yamaha YZF-R25, M Faerozi dan Richard Taroreh berupaya maksimal untuk mendapatkan settingan terbaik sebelum kualifikasi dan race 1 yang berlangsung Sabtu (3 Maret). Rookie atau Pendatang baru ARRC 2018, M Faerozi kembali dapat mempertajam waktunya.

Pada sesi FP3, racer usia 16 tahun ini berada di urutan ke-7 dengan best-time 1 menit 54,334 detik dari sebelumnya 1 menit 54,438 detik saat pengujian pramusim. “Set-up motor sudah lebih meningkat, sedikit ada kendala pada bagian suspensi belakang saat saya ingin push keluar tikungan, bagian roda belakang slide. Mungkin ini terjadi karena suhu aspal meningkat. Di FP3 masalah suspensi sudah selesai, saya akan lakukan yang terbaik saat kualifikasi dan race nanti,“ ucap M Faerozi yang berasal dari Jatim.

Sedang rekan se-tim M Faerozi, yaitu Richard Taroreh memanfaatkan latihan bebas Jumat untuk fokus pada persiapan mesin spare. “Latihan resmi hari ini saya pergunakan untuk set-up engine spare, hasilnya cukup baik dan banyak inputan  latihan hari ini untuk persiapan besok kualifikasi dan race pertama,“ ucap Richard Taroreh. “Hari yang positif dan kami tampil kompetitif. Target selanjutnya ingin menyempurnakan dan fokus pada settingan untuk meningkatkan performa motor. Semoga besok kita tampil bisa berada di top-group,” ucap Wahyu Rusmayadi, Manajer tim YAMAHA Racing Indonesia.

Patut dipahami, saat tes pre-season sebelumnya, petarung asal Sulawesi Utara ini mencatat 1 menit 53,401 detik. Masih di kategori AP250, pelaga tim satelit Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery, Rafid Topan dapat menembus deretan ke-2 (FP3) dan hanya berjarak 0,139 detik dari Anupab Sarmoon (Yamaha  Thailand Racing) yang berada di posisi tercepat.

Kelas UB150

Pada sisi lain, di kelas Underbone 150 (UB150), racer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji yang memacu Yamaha MX King 150 ada di posisi ke-3 dalam sesi kualifikasi dengan catatan 2 menit 02,230 detik. Demikian sebagai modal kuat untuk bertarung di Superpole, Sabtu (3 Maret).

“Hasil FP2 sangat baik berada di posisi ke-2, saya terapkan settingan saat pre-season hari pertama. Sayangnya di FP1 saya tidak bisa optimal karena kendala teknis. Di kualifikasi, saya yakin bisa memangkas waktu lebih baik dari yang saya torehkan tetapi saya slide di tikungan terakhir yang membuat saya tidak bisa melanjutkan QTT. Secara time saya berada di posisi ke-3,“ ucap Wahyu Aji.

“Dari hasil FP1, kami perlu improve dan menemukan settingan & hal baru agar bisa lebih kompetitif pada superpole dan race 1 besok,” tambah Wahyu Rusmayadi.

Disamping itu, Gupita Kresna yang bernaung di tim satelit Yamaha SND Factory berada di urutan ke-4 dalam kualifikasi UB150. So, sesi Superpole UB 150 yang notabene melepas rider sendiri-sendiri dalam menu 2 lap dipastikan akan berlangsung sengit. Disini penentuan skill dan kehandalan mesin.

baca juga:


Advertisements
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Silakan Berkomentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.