Perkembangan Janin dapat Diketahui dengan 5 Pemeriksaan ini

By | November 9, 2018

cahbrogo.net – sobat cahbrogo, Mengandung memang merupakan momen yang sangat membahagiakan. Setiap ibu pasti sangat bahagia karena kini di dalam rahimnya ada seorang anak yang nantinya akan menjadi permata hati. Meski demikian, ketika hamil ada juga banyak kerepotan dikarenakan kondisi fisik yang menurun dibanding biasanya. Tak jarang juga ada ibu hamil yang mengalami masalah kesehatan sehingga sampai mengganggu perkembangan janin yang dikandungnya. Wah, hal ini tentu sangat tidak diharapkan. Sebab gangguan perkembangan yang terjadi di dalam kandungan bisa saja berakibat fatal di kemudian hari.

ibu hamil (haibunda.com)

sumber: haibunda.com

Maka dari itu, untuk menghindari gangguan pada perkembangan janin, ada pemeriksaan yang perlu Anda lakukan seperti berikut ini:

1. Periksa Tekanan Darah demi Perkembangan Janin

Tekanan darah ibu hamil harus diperiksa secara teratur sebab berhubungan sangat erat dengan perkembangan janin. Jika tekanan darah berada dalam angka normal, artinya tidak ada yang perlu dikhawatirkan pada kondisi janin. Namun jika tekanan darah terlalu tinggi, dikhawatirkan terjadi gangguan kesehatan yang dinamakan dengan preeklampsia. Nah, preeklampsia ini sangat beresiko menyebabkan kelahiran lebih cepat maupun keguguran. Maka dari itu, pastikan Anda memeriksakan tekanan darah secara teratur minimal sebulan sekali pada saat melakukan pemeriksaan kehamilan di dokter.

cek tekanan darah saat hamil

sumber: solusisehatku,com

2. Mengecek Suhu Tubuh

Suhu tubuh ibu hamil memang cenderung lebih tinggi dibandingkan wanita biasa. Hal itulah yang sering menyebabkan ibu hamil merasa gampang kegerahan meski di cuaca dingin sekali pun. Nah, meski terkesan sepele, suhu tubuh ini juga perlu dicek secara rutin. Sebab jika suhu tubuh ibu hamil terlalutinggi, maka janin juga akan merasakannya. Perkembangan janinbisa terganggu dengan suhu tubuh ibu yang terlalu tinggi, apalagi jika sampai mengalami demam. Saat Anda demam, jangan meminum obat sembarangan dan pastikan segera memeriksakan diri ke dokter.

3. Cek Berat Badan secara Teratur

Umumnya, setiap ibu hamil memang mengalami pertambahan berat badan yang cukup signifikan. Tapi ada juga ibu hamil yang tidak mengalami pertambahan berat badan dan hal  ini patut diwaspadai. Sebab jika di bulan tertentu berat janin tak juga bertambah, maka hal tersebut akan sangat berbahaya untuk perkembangan janin. Atau mungkin juga berat ibu bertambah namun berat janin masih kurang. Itu artinya pola makan ibu harus diubah supaya nutrisi bisa masuk lebih banyak ke tubuh janin yang ada dalam kandungan.

berat badan ibu hamil

sumber: sharingdisini.com

4. Pengecekan Kromosom

Pemeriksaan satu ini juga perlu Anda lakukan karena sangat penting untuk mengetahui baik tidaknya perkembangan janin. Melalui pengecekan kromosom akan diketahui apakah bayi nantinya memiliki kelainan lahir seperti down syndrome. Pengecekan kromosom ini bisa dilakukan sejak usia kehamilan 16 minggu hingga 20 minggu. Pastikan untuk melakukan pemeriksaan ini demi menghindari hal yang tidak diinginkan pada janin.

5. Pemeriksaan Alergi

Pemeriksaan berikutnya yang juga perlu dilakukan adalah mengetahui apakah ibu memiliki alergi. Hal ini dikarenakan jika ibu memiliki alergi, maka besar kemungkinannya hal tersebut akan mempengaruhi proses kelahiran dan juga perkembangan pada janin. Sebab tak jarang terjadi masalah pada saat kelahiran yang dipengaruhi oleh alergi ibu hamil terhadap obat-obatan tertentu. Apalagi jika Anda melahirkan dengan operasi, maka pemeriksaan ini perlu dilakukan sedini mungkin.

Setiap pemeriksaan tersebut tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit. Tapi tentu tak masalah jika hal tersebut dilakukan demi perkembangan pada janindan juga kesehatannya nanti.

Advertisements
  •  
    1
    Share
  •  
  •  
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Silakan Berkomentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.